TUGAS 6
1. Pengertian Waralaba, Marketing Mix, Harga dan Pasar
• Waralaba dalam bahasa Inggris biasa disebut franchising dan dalam bahasa Perancis biasa disebut franchise. Waralaba menurut asosiasi franchise Indonesia, adalah suatu system pendistribusian barang/jasa kepada pelanggan akhir dengan pengwaralaba(franchisor) yang memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, system,
prosedur dan cara-cara rule telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi space tertentu.
• selling combine adalah pillar of Islam satu strategi pemasaran rule menggabungkan elemen-elemen di dalam selling combine itu sendiri rule kita jalankan secara terpadu.
Sama halnya dengan beberapa teknik-teknik atau strategi marketing yang lain,setiap strategi tentunya tidak dapat berjalan tanpa dukungan dari elemen lain ( namun ada juga beberapa strategi yang bisa berjalan tanpa elemen lain).
• Harga adalah nilai uang rule harus dibayarkan oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa rule dibelinya.
Dengan kata lain, harga adalah nilai suatu barang yang ditentukan oleh penjual.
• Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa.
Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya.
Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli.
Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya.
Stanton, mengemukakan pengertian pasar yang lebih luas. merupakan orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya.
Jadi, dalam pengertian tersebut terdapat faktor-faktor rule menunjang terjadinya pasar, yakni: keinginan, daya beli, dan tingkah laku dalam pembelian.
2. Perusahaan Waralaba Lokal dan Waralaba Asing
• Waralaba luar negeri/asing adalah waralaba yang berasal dari luar negeri, jenis waralaba ini cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi. Contohnya : McDonald’s, Kentucky Fried Chicken, Bread Talk, Starbucks, Pizza Hut ,dll.
• Waralaba dalam negeri adalah waralaba yang berasal dari dalam negeri, jenis waralab ini juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba. Contoh waralaba lokal : Primagama, Alfamart, Martha Tilaar, Roti Buana, Edward Forrer, Bogasari Baking Center dan berbagai nama lainnya.
3. a) Alasan Masalah Harga Dapat Memberikan Dorongan bagi Pengusaha untuk Membuat Barang
Penyebab harga dapat memberikan dorongan bagi produsen karena dari sudut pandang produsen harga merupakan komponen yang berpengaruh langsung terhadap laba perusahaan dalam artian merupakan pendapatan. Penetapan harga telah memiliki fungsi yang sangat luas di dalam program pemasaran. Menetapkan harga berarti bagaimana mempertautkan produk kita dengan aspirasi sasaran pasar, yang berarti pula harus mempelajari kebutuhan,keinginan dan harapan komsumen. Berbicara harga berarti bicara tentang citra kualitas dan seberapa tinggi eksklusifitasnya. Tinggi rendah nya harga sangat berpenngaruh terhadap persepsi kualitas, sehingga ikut menentukan citra terhadap sebuah merek atau produk. Penetapan harga juga berbicara mengenai variasi produk. Jika produknya bervariasi tetapi ditetapkan dengan harga yang sama maka persepsi yang muncul adalah kesamaan kualitas sebagai cerminan variasi produk secara horizontal. Jadi produsen perlu menggunakan pendekatan harga yang strategis agar dapat mendukung pula tujuan bisinis secara keseluruhan.
b) Pengaruh Harga Bagi Konsumen dalam Menetapkan Pembelian
Dari sudut pandang konsumen harga sering kali digunakan sebagai indikator nilai bila mana harga tersebut dihubungkan dengan manfaat yang dirasakan atas suatu produk atau dalam arti kata harga merupakan pengorbanan bagi konsumen dalam mendapatkan suatu produk. Proses pengambilan keputusan dalam pembelian produk barang dan jasa sangat dipengaruhi oleh perilaku konsumen itu sendiri. Dalam keputusan pembelian/membeli barang, konsumen ada lebih dari dua pihak yang terlibat dalam proses pertukaran atau pembeliannya. Kegiatan keputusan pembelian meliputi : pilihan akan produk, merek, pemasok, penentuan saat pembelian, jumlah pembelian. Umumnya ada lima macam peranan yang dapat dilakukan seseorang. Ada kalanya kelima peranan itu dipegang oleh satu orang namun seringkali pula peranan tersebut dilakukan oleh beberapa orang. Pemahaman mengenai masing-masing peranan ini sangat berguna dalam rangka memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.
http://vidyayunianti.blogspot.com/2015/11/tugas-4.html
• Waralaba dalam bahasa Inggris biasa disebut franchising dan dalam bahasa Perancis biasa disebut franchise. Waralaba menurut asosiasi franchise Indonesia, adalah suatu system pendistribusian barang/jasa kepada pelanggan akhir dengan pengwaralaba(franchisor) yang memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, system,
prosedur dan cara-cara rule telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi space tertentu.
• selling combine adalah pillar of Islam satu strategi pemasaran rule menggabungkan elemen-elemen di dalam selling combine itu sendiri rule kita jalankan secara terpadu.
Sama halnya dengan beberapa teknik-teknik atau strategi marketing yang lain,setiap strategi tentunya tidak dapat berjalan tanpa dukungan dari elemen lain ( namun ada juga beberapa strategi yang bisa berjalan tanpa elemen lain).
• Harga adalah nilai uang rule harus dibayarkan oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa rule dibelinya.
Dengan kata lain, harga adalah nilai suatu barang yang ditentukan oleh penjual.
• Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa.
Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya.
Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau jual beli.
Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya.
Stanton, mengemukakan pengertian pasar yang lebih luas. merupakan orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk berbelanja, dan kemauan untuk membelanjakannya.
Jadi, dalam pengertian tersebut terdapat faktor-faktor rule menunjang terjadinya pasar, yakni: keinginan, daya beli, dan tingkah laku dalam pembelian.
2. Perusahaan Waralaba Lokal dan Waralaba Asing
• Waralaba luar negeri/asing adalah waralaba yang berasal dari luar negeri, jenis waralaba ini cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi. Contohnya : McDonald’s, Kentucky Fried Chicken, Bread Talk, Starbucks, Pizza Hut ,dll.
• Waralaba dalam negeri adalah waralaba yang berasal dari dalam negeri, jenis waralab ini juga menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha ini yang disediakan oleh pemilik waralaba. Contoh waralaba lokal : Primagama, Alfamart, Martha Tilaar, Roti Buana, Edward Forrer, Bogasari Baking Center dan berbagai nama lainnya.
3. a) Alasan Masalah Harga Dapat Memberikan Dorongan bagi Pengusaha untuk Membuat Barang
Penyebab harga dapat memberikan dorongan bagi produsen karena dari sudut pandang produsen harga merupakan komponen yang berpengaruh langsung terhadap laba perusahaan dalam artian merupakan pendapatan. Penetapan harga telah memiliki fungsi yang sangat luas di dalam program pemasaran. Menetapkan harga berarti bagaimana mempertautkan produk kita dengan aspirasi sasaran pasar, yang berarti pula harus mempelajari kebutuhan,keinginan dan harapan komsumen. Berbicara harga berarti bicara tentang citra kualitas dan seberapa tinggi eksklusifitasnya. Tinggi rendah nya harga sangat berpenngaruh terhadap persepsi kualitas, sehingga ikut menentukan citra terhadap sebuah merek atau produk. Penetapan harga juga berbicara mengenai variasi produk. Jika produknya bervariasi tetapi ditetapkan dengan harga yang sama maka persepsi yang muncul adalah kesamaan kualitas sebagai cerminan variasi produk secara horizontal. Jadi produsen perlu menggunakan pendekatan harga yang strategis agar dapat mendukung pula tujuan bisinis secara keseluruhan.
b) Pengaruh Harga Bagi Konsumen dalam Menetapkan Pembelian
Dari sudut pandang konsumen harga sering kali digunakan sebagai indikator nilai bila mana harga tersebut dihubungkan dengan manfaat yang dirasakan atas suatu produk atau dalam arti kata harga merupakan pengorbanan bagi konsumen dalam mendapatkan suatu produk. Proses pengambilan keputusan dalam pembelian produk barang dan jasa sangat dipengaruhi oleh perilaku konsumen itu sendiri. Dalam keputusan pembelian/membeli barang, konsumen ada lebih dari dua pihak yang terlibat dalam proses pertukaran atau pembeliannya. Kegiatan keputusan pembelian meliputi : pilihan akan produk, merek, pemasok, penentuan saat pembelian, jumlah pembelian. Umumnya ada lima macam peranan yang dapat dilakukan seseorang. Ada kalanya kelima peranan itu dipegang oleh satu orang namun seringkali pula peranan tersebut dilakukan oleh beberapa orang. Pemahaman mengenai masing-masing peranan ini sangat berguna dalam rangka memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.
http://vidyayunianti.blogspot.com/2015/11/tugas-4.html

Komentar
Posting Komentar